Ular Berbisa di Gudang SD, Guru Diminta Waspadai Ruang Penyimpanan

Masyarakat disarankan tidak mencoba menangkap atau menangani sendiri ular yang ditemukan, terutama apabila jenisnya belum diketahui. EXALOS INDONESIA membuka layanan snake rescue dan snake education secara gratis. Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi 089610404414.

NEWS

Abu Nadzib

8/10/20261 min read

Salah satu rescuer EXALOS INDONESIA, Sihono (kiri) bersama salah satu guru di Desa Pundungrejo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Senin (10/8/2026). (Istimewa)

Nyaya.idKeberadaan ular berbisa di lingkungan sekolah menjadi perhatian setelah seekor Trimeresurus insularis atau dikenal sebagai ular hijau ekor merah ditemukan di sebuah gudang sekolah dasar (SD) di Desa Pundungrejo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Senin (10/8/2026).

Ular tersebut diketahui saat seorang guru hendak mengambil sejumlah perlengkapan yang akan digunakan untuk kegiatan perkemahan dalam rangka memperingati Hari Pramuka.

Saat berada di dalam gudang, guru tersebut menemukan ular berukuran cukup besar yang berada di antara barang-barang yang tersimpan.

Menyadari ular tersebut merupakan jenis berbisa tinggi, pihak sekolah memilih tidak mengambil risiko dengan mencoba menangkapnya sendiri. Keberadaan ular kemudian dilaporkan kepada EXALOS INDONESIA untuk mendapatkan penanganan.

Salah satu rescuer EXALOS INDONESIA, Sihono langsung menuju lokasi. Perjalanan menuju sekolah membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Setibanya di lokasi, Sihono melakukan proses evakuasi dengan memperhatikan keselamatan warga sekolah.

"Ular akhirnya berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban. Selama proses penanganan, pihak sekolah memastikan guru dan murid tetap berada dalam kondisi aman," ujar Ketua Exalos Indonesia, Janu Wahyu Widodo saat dimintai konfirmasi Nyaya.id, Senin (10/8/2026)

Kejadian tersebut sekaligus menjadi pengingat agar ruang penyimpanan di lingkungan sekolah mendapat perhatian, terutama menjelang kegiatan yang melibatkan banyak siswa.

Kemunculan ular di sekitar permukiman maupun fasilitas umum juga perlu direspons dengan cara yang tepat.

Menurut Janu, penanganan dapat dilakukan dengan menghubungi pihak yang memiliki kemampuan dalam evakuasi satwa agar proses penyelamatan berlangsung aman bagi manusia maupun satwa.

"Masyarakat disarankan tidak mencoba menangkap atau menangani sendiri ular yang ditemukan, terutama apabila jenisnya belum diketahui. Sebab jika itu ular berbisa, risikonya ancaman jiwa," ujar tentara berpangkat kopral yang punya hobi edukasi binatang berbisa ini.

EXALOS INDONESIA membuka layanan snake rescue dan snake education secara gratis. Masyarakat yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi 089610404414.