Solo Juara Umum 1 Piala Walikota Solo 2026, Tegaskan Dominasi Taekwondo di Jawa Tengah

Pada Piala Walikota Solo 2026 yang merupakan event Grade C, Tim TI Kota Solo tampil konsisten dan mampu mengumpulkan total 53 medali, terdiri atas 11 emas, 21 perak, dan 21 perunggu. Raihan tersebut mengantarkan Solo berada di posisi teratas sekaligus menyandang predikat Juara Umum 1 Kelas Prestasi.

NEWS

Abu Nadzib

8/31/20263 min read

Wali Kota Surakarta Respati Ardi menyerahkan penghargaan untuk para pemenang di ajang Piala Walikota Solo 2026, Minggu (30/8/2026). (Istimewa)

Nyaya.id, SOLO — Tim Taekwondo Indonesia (TI) Kota Solo keluar sebagai Juara Umum 1 Kelas Prestasi di ajang Piala Walikota Solo 2026 yang digelar di GOR Sritek Arena Solo, 29–30 Agustus 2026.

Keberhasilan tersebut semakin istimewa karena diraih di kandang sendiri dan menjadi kelanjutan dari prestasi Solo pada ajang sebelumnya.

Sebelumnya, Kota Solo juga berhasil meraih Juara Umum pada Gubernur Cup, sebuah event Grade B.

Pada Piala Walikota Solo 2026 yang merupakan event Grade C, Tim TI Kota Solo tampil konsisten dan mampu mengumpulkan total 53 medali, terdiri atas 11 emas, 21 perak, dan 21 perunggu. Raihan tersebut mengantarkan Solo berada di posisi teratas sekaligus menyandang predikat Juara Umum 1 Kelas Prestasi.

Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia Solo, Sabum Nim Hakiman, menyampaikan rasa bangga atas capaian para atlet.

Bikin Bangga

Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata tentang jumlah medali, tetapi juga menunjukkan proses pembinaan atlet yang terus berjalan dan semakin kompetitif.

“Kami tentu sangat bangga dengan capaian para atlet. Juara umum di Piala Walikota ini menjadi bukti bahwa pembinaan taekwondo di Kota Solo berjalan dengan baik. Terlebih sebelumnya Solo juga berhasil menjadi juara umum di Gubernur Cup,” ujar Hakiman.

Ia menambahkan, keberhasilan mempertahankan prestasi dari satu kejuaraan ke kejuaraan berikutnya menjadi modal penting bagi Pengkot TI Solo untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pembinaan.

“Prestasi ini bukan akhir. Justru menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan, memperkuat kualitas atlet, pelatih, maupun sistem organisasi. Target kami bukan hanya menjadi juara di tingkat lokal, tetapi mampu melahirkan atlet-atlet Solo yang berprestasi di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” lanjutnya.

Zafran Pemain Terbaik

Selain sukses menjadi juara umum, kontingen Kota Solo juga mendapatkan penghargaan individual. Zafran Ozil S. dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Poomsae Putra setelah tampil impresif dan berhasil meraih medali emas pada nomor Poomsae Individu Cadet Putra.

Zafran menjadi salah satu atlet yang menunjukkan kekuatan Solo tidak hanya berada pada nomor kyorugi, tetapi juga berkembang pada nomor poomsae dan freestyle.

Selain 11 emas, atlet Solo juga mempersembahkan 21 medali perak dan 21 medali perunggu. Raihan tersebut memperlihatkan kedalaman kekuatan kontingen Solo, karena medali diperoleh dari berbagai nomor dan kelompok usia, mulai dari pracadet, cadet, hingga junior.

Capaian pada Piala Walikota Solo 2026 menjadi catatan penting bagi perkembangan taekwondo di Kota Solo. Dalam waktu relatif berdekatan, Solo mampu mencatatkan diri sebagai juara umum pada dua kejuaraan dengan level berbeda, yakni Gubernur Cup Grade B dan Piala Walikota Solo Grade C.

Bagi Pengkot TI Solo, capaian tersebut menjadi indikator positif bahwa proses pembinaan atlet mulai menunjukkan hasil. Namun, jajaran pengurus menyadari prestasi harus dibangun melalui proses panjang yang melibatkan atlet, pelatih, orang tua, pengurus, klub atau dojang, serta seluruh stakeholder taekwondo.

“Yang paling penting adalah menjaga proses. Medali adalah hasil, sedangkan pembinaan, kedisiplinan, latihan, sportivitas, dan kerja sama seluruh pihak adalah fondasinya. Kami ingin para atlet tidak hanya menjadi juara, tetapi juga memiliki karakter sebagai seorang taekwondoin,” tegas Hakiman.

Dengan keberhasilan tersebut, Tim TI Kota Solo kini memiliki modal kepercayaan diri yang semakin kuat untuk menghadapi berbagai agenda kejuaraan berikutnya. Tren positif dua kejuaraan berturut-turut diharapkan menjadi pijakan untuk melahirkan lebih banyak atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi Kota Solo sebagai salah satu kekuatan taekwondo di Jawa Tengah.

11 Medali Emas untuk Solo

1. Zafran Ozil S. – Poomsae Individu Cadet Putra

2. Sakti – Kyorugi U45 Junior Putra

3. Khenzuero Satria A. – Kyorugi U37 Cadet Putra

4. M. Dzaky – Kyorugi U45 Cadet Putra

5. Keritzwei Kenzie Fawwazi – Freestyle Cadet Putra

6. M. Fathir – Kyorugi Junior U68 Putra

7. Aurelio – Poomsae Individu Junior Putra (ekshibisi)

8. Gracia – Poomsae Individu Pracadet Putra (ekshibisi)

9. Dzakia Afifa Najwan Sunarno – Kyorugi Pracadet U28 Putri (ekshibisi)

10. Davina Lintang – Kyorugi Junior U68 Putri (ekshibisi)

11. Keysha Noor Fadilla Nova – Kyorugi Junior U52 Putri (ekshibisi)

Pemain Terbaik Poomsae Putara: ZAFRAN OZIL S.

PEMENANG PIALA WALIKOTA SURAKARTA 2026

  • Juara umum 1 Tim Kota Solo

  • Juara uuum 2 Tim pelajar DKI Jakarta

  • Juara umum 3 Tim Glori DIY