SD UMS Global Citizen Bahas Pendidikan Generasi Pemimpin Dunia melalui Global Parent Summit 2026

Global Parent Summit (GPS) 2026 menjadi forum edukasi dan dialog bagi orang tua serta guru mengenai persiapan anak menghadapi perubahan dan tantangan dunia.

NEWS

Abu Nadzib

9/17/20262 min read

SD UMS Global Citizen membuat kegiatan bertaraf internasional, Global Parent Summit (GPS) 2026 pada 3 Oktober 2026 mendatang. (Ist)

Nyaya.id, SURAKARTA -- SD UMS Global Citizen membuat gebrakan. Belum lama diluncurkan, sekolah dasar yang di bawah pengelolaan FKIP UMS itu membuat kegiatan bertaraf internasional, Global Parent Summit (GPS) 2026.

Kegiatan gratis untuk umum itu menghadirkan pembicara dari luar negeri dan dilangsungkan pada Sabtu (3/10/2026) mendatang di Aula SD UMS Global Citizen, Jl. Betoro Guru, Dukuh Sanggrahan, RT 003/RW 001, Kelurahan Pucangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Workshop mengusung tema “Menumbuhkan Generasi Pemimpin Dunia Masa Depan melalui Kurikulum Standar Internasional dan Nilai-Nilai Islam”.

Dikutip dari rilis resmi SD UMS Global Citizen, GPS 2026 menjadi forum edukasi dan dialog bagi orang tua serta guru mengenai persiapan anak menghadapi perubahan dan tantangan dunia.

"Melalui kegiatan tersebut, peserta akan mendapatkan pembahasan mengenai pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi global, tetapi juga pada pembentukan karakter dengan nilai-nilai Islam sebagai salah satu fondasi pendidikan," kutip Nyaya.id dari pernyataan Kepala SD UMS Global Citizen, Nasrul Harahab, Kamis (17/9/2026).

GPS 2026 menghadirkan empat narasumber dari latar belakang pendidikan dan akademik. Mereka adalah Hafiza Sana M., MA., B.Ed., M.Phil dari University of Southern Punjab, Pakistan, yang merupakan Scholarship Awardee & Researcher; Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., Dekan FKIP UMS sekaligus Ketua BPH SD UMS Global Citizen; Honny Steward, M.Ed., Ph.D., Direktur Sentra Edu Global; serta Fitri Kurniawan, S.Pd., M.Res.Ed., Dosen UMS sekaligus Founder English for Football Academy.

Kehadiran para narasumber tersebut akan memberikan perspektif mengenai pendidikan anak dalam konteks global. Materi yang disampaikan mencakup pengalaman akademik, pengembangan pendidikan internasional, hingga praktik pembelajaran yang berkaitan dengan kompetensi anak untuk menghadapi masa depan.

"Selain seminar edukatif, kegiatan ini juga menyediakan doorprize dan informasi mengenai beasiswa pendidikan bagi peserta," lanjut Nasrul.

GPS 2026 terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Panitia menyediakan kuota sebanyak 350 peserta. Pendaftaran dibuka hingga 1 Oktober 2026 atau sampai kuota peserta terpenuhi.

Melalui kegiatan tersebut, SD UMS Global Citizen mendorong keterlibatan orang tua dan sekolah dalam mempersiapkan pendidikan anak. Persiapan generasi global tidak hanya diarahkan pada penguasaan kompetensi dan kurikulum berstandar internasional, tetapi juga pada pembentukan karakter serta nilai yang menjadi bagian dari identitas anak.

Sebelum menggelar workshop berlevel internasional, SD UMS Global Citizen terlebih dulu membentuk Global Parents Association (GPA) sebagai wadah kolaborasi orang tua dan sekolah. Pemilihan pengurus dilakukan melalui aplikasi Spin pada 12 September 2026 lalu. (*)