Resmi, Nasrul Harahab Nakhodai SD UMS Global Citizen Lab School hingga 2030

SD UMS Global Citizen dirancang sebagai sekolah dengan izin nasional, namun memiliki standar pelayanan yang diarahkan pada level internasional. Sekolah tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif pendidikan berkualitas bagi masyarakat Kartasura dan sekitarnya.

NEWS

Abu Nadzib

8/26/20263 min read

Nasrul Harahab (kanan) dilantik sebagai Kepala SD UMS Global Citizen terhitung mulai 1 Juli 2026 hingga 30 Juni 2030. (Istimewa)

Nyaya.id, SUKOHARJO– Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) memperkuat komitmennya dalam mengembangkan pendidikan dasar berkualitas dengan melantik Nasrul Harahab, S.Pdl., Gr., M.Pd., sebagai Kepala SD UMS Global Citizen Lab School FKIP UMS periode 2026–2030.

Pelantikan berlangsung di Kartasura, Rabu (26/8/2026), bersamaan dengan peluncuran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2027/2028 bertajuk “Shaping Young Learners for Global Impact”.

Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan UMS, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sukoharjo, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura, jajaran FKIP UMS, guru, serta orang tua calon murid.

SD UMS Global Citizen Lab School berlokasi di Jalan Betoro Guru, Dukuh Sanggrahan, RT 03/RW 01, Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Dekan FKIP UMS Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., mengatakan pelantikan tersebut menjadi bagian dari keseriusan FKIP UMS dalam mengawal perkembangan SD UMS Global Citizen.

Menurutnya, dukungan UMS dan Persyarikatan Muhammadiyah akan terus diberikan hingga sekolah tersebut mampu berkembang secara mandiri dan memberikan kontribusi lebih luas bagi dunia pendidikan.

“FKIP UMS mewakili UMS secara umum tentu akan mengawal ini sampai pada titik mandiri,” ungkap Anam.

Standar Internasional

Anam menjelaskan, SD UMS Global Citizen dirancang sebagai sekolah dengan izin nasional, namun memiliki standar pelayanan yang diarahkan pada level internasional. Sekolah tersebut diharapkan menjadi salah satu alternatif pendidikan berkualitas bagi masyarakat Kartasura dan sekitarnya.

Dari sisi sumber daya manusia, sekolah juga ditopang tenaga pendidik dengan latar belakang akademik yang mumpuni. Anam menyebut empat guru yang saat ini terlibat dalam pengelolaan sekolah telah menempuh pendidikan magister. Sementara Nasrul Harahab tengah menempuh pendidikan doktoral di Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Menurut Anam, kondisi tersebut menjadi modal penting untuk membangun budaya akademik dan meningkatkan kualitas pembelajaran sejak jenjang sekolah dasar.

Komitmen Nasrul

Berdasarkan Surat Keputusan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sukoharjo, Nasrul Harahab ditetapkan sebagai Kepala SD UMS Global Citizen terhitung mulai 1 Juli 2026 hingga 30 Juni 2030.

SK tersebut ditetapkan di Sukoharjo pada 6 Agustus 2026 dan dibacakan dalam rangkaian acara oleh Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Nonformal PDM Sukoharjo.

Prosesi pelantikan dilakukan Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pengkaderan PDM Kabupaten Sukoharjo, Dr. H. Sri Lahir, M.Pd.

Dalam prosesi tersebut, Nasrul mengucapkan janji untuk menjalankan amanah sebagai kepala sekolah dengan sungguh-sungguh, menaati peraturan perundang-undangan serta ketentuan Persyarikatan Muhammadiyah.

Nasrul juga menyatakan komitmennya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi memperoleh rida Allah SWT.

Dalam arahannya, Sri Lahir menilai Nasrul memiliki pengalaman dan kompetensi yang kuat di bidang pendidikan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi modal untuk membawa SD UMS Global Citizen berkembang menjadi sekolah unggul.

Ia berpesan agar Nasrul menjalankan fungsi kepala sekolah sebagai edukator, manajer, administrator, dan supervisor yang terangkum dalam konsep “EMAS”. Kepala sekolah juga dituntut berperan sebagai leader, innovator, climate maker, dan entrepreneur.

Literasi, Sains, dan Karakter

Nasrul mengatakan pengukuhan dirinya sebagai kepala sekolah memberikan kepastian legal formal sekaligus menjadi amanah besar untuk mengembangkan SD UMS Global Citizen.

Berbagai masukan dari pimpinan UMS, Muhammadiyah, dan tokoh pendidikan yang hadir dalam pelantikan akan dijadikan sebagai peta jalan dalam menjalankan kepemimpinan selama empat tahun ke depan.

Menurut Nasrul, pengalaman merintis dan mengembangkan sekolah sebelumnya menjadi bekal dalam menghadapi tantangan SD UMS Global Citizen yang masih berada pada tahap awal pengembangan.

Ia menyebut sejumlah prioritas yang akan dikerjakan selama masa kepemimpinannya. Salah satunya memperkuat kemampuan dasar peserta didik dalam membaca, menulis, dan berhitung.

Selain itu, sekolah akan mengembangkan keterampilan sains dan teknologi melalui pembelajaran berpikir komputasional. Penguatan pembiasaan ibadah dan karakter Muhammadiyah juga menjadi perhatian, termasuk dengan melibatkan orang tua dalam proses pendidikan.

Pelantikan Nasrul Harahab sekaligus menegaskan sinergi UMS dan Persyarikatan Muhammadiyah dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

Dengan dukungan FKIP UMS, PDM Sukoharjo, PCM Kartasura, guru, orang tua, dan berbagai pihak terkait, SD UMS Global Citizen diharapkan berkembang sebagai laboratorium pendidikan yang menghadirkan pembelajaran berkualitas, berkarakter, dan berwawasan global bagi generasi masa depan.

Sebelum memimpin SD UMS Global Citizen Lab School, Nasrul Harahab dipercaya menakhodai MIM Program Khusus Kartasura dan SMA Muhammadiyah Al Kautsar Program Khusus Kartasura.