Paspor Museum, Cara Seru Mengunjungi Museum-Museum di Indonesia

Dengan paspor museum, pengunjung museum akan mendapatkan pengalaman unik, yaitu bisa mengoleksi cap saat mengunjungi sejumlah museum di Indonesia.

NEWS

Ariyanto

7/14/20261 min read

Museum Sangiran (Ist)
Museum Sangiran (Ist)

Nyaya.id SOLO – Pecinta museum di Indonesia sekarang ini bisa menikmati kunjungan di museum-museum di Indonesia dengan lebih seru, menyusul dirilisnya paspor museum.

Dengan paspor museum, pengunjung museum akan mendapatkan pengalaman unik, yaitu bisa mengoleksi cap saat mengunjungi sejumlah museum di Indonesia.

Sejak 16 Juni 2026 lalu, Kementerian Kebudayaan melalui unit Museum dan Cagar Budaya menerbitkan paspor museum. Buku paspor yang bentuknya serupa paspor perjalanan keluar negeri ini bisa dibeli di beberapa museum seperti di Museum Nasional, Museum Kebangkitan, Galeri Nasional, serta di seluruh jaringan toko buku Gramedia.

Bagi pecinta museum, adanya paspor museum disambut baik. Bahkan saat rilis di pekan pertama, paspor museum sempat sold out dan banyak yang kesulitan mendapatkannya.

“Akhirnya beli juga museum passport ini. Dari kemarin maju mundur beli gak ya? Beli online nih barang goib terus. Cepet habisnya,” ungkap pemilik akun Threads naila_aunika.

Paspor museum sendiri diterbitkan dalam seri empat warna, yaitu ungu, oranye, kuning dan merah muda, dengan harga Rp80.000-an per paspor. Hingga saat ini, baru terdapat 23 museum di Indonesia yang menyediakan cap untuk paspor museum.

Untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, cap paspor museum bisa didapatkan di Benteng Vredeburg, Museum Perjuangan Yogyakarta, Museum Sonobudoyo, serta lima klister di area Museum Manusia Purba Sangiran (Dayu, Krikilan, Bukuran, Ngebung, serta Manyarejo).

“Sekarang di Museum Sonobudoyo sudah bisa cap paspor museum nih. Tapi harus nunjukin tiket ke petugasnya dulu, baru nanti boleh dicap paspornya,” kata akun Threads adepuspf. Jumlah museum yang menyediakan cap untuk dikoleksi pemegang paspor museum diperkirakan akan terus bertambah. (Ariyanto)